Pages

Sabtu, 15 November 2014

ENERGI FOSIL

A.      Energi Batu Bara

Batu bara adalah suatu batu endapan yang terutama berasal dari zat organik. Batu bara terdiri atas berbagai campuran karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan beberapa pengotoran lain.

Klasifikasi WEC (Worl Energy Council) banyak digunakan oleh banyak negara. Klasifikasi ASTM (American Society for Testing and Materials) pada dasarnya sama dengan klasifikasi WEC, akan tetapi lebih detail.

Penambangan dan pemrosesan batu bara pada asanya terdiri atas pengambilan dari lapisan-lapisan batu bara dalam tanah, pemuatan dan pengangkutannya hingga kepada permukaan tanah, dicuci dan dihancurkan, kemudian diangkut ke daerah-daerah pemasaran.

Kamis, 28 Februari 2013

Menjaga Kehormatan dan Menutup Aurat


Salah satu ciri wanita penghuni surga adalah Al Hafizhat, yaitu wanita yang pandai menjaga kehormatan. Kemuliaan seorang wanita diukur dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatan dirinya melalui cara berbusana, bertutur kata, berjalan, dan sebagainya. Oleh karena itu, Allah SWT dan RasulNya, memberikan perintah khusus yang tidak dibebankan kepada kaum laki-laki demi mejaga kemuliaan dan kehormatan wanita, yaitu memakai jilbab, tidak keluar kecuali dengan mahramnya, tidak melembutkan ucapan kepada orang fasik, dan tidak menghias diri seperti kaum jahiliyah. Mengenai kewajiban berjilbab bagi wanita, Allah SWT berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak di ganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Firman Allah SWT di atas secara tegas menerangkan bahwa setiap wanita yang mengaku beriman haruslah mengenakan jilbab. Ayat di atas juga menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan jaminan bagi wanita mukminat yang memakai jilbab bahwa mereka lebih aman dari gangguan mata-mata nakal, dibandingkan dengan mereka yang biasa mengenakan pakaian mini, bahkan lebih berbahaya lagi bagi wanita yang berpakaian yang terbuka auratnya.

Hikmah Terjadinya Haid


Sebagian wanita, mungkin ada yang bertanya-tanya, mengapa dia ditakdirkan mengalami ‘rutinitas bulanan’ yang tidak dialami para pria? Mengapa wanita mengalami haid sedangkan pria tidak? Bukankah ini tampak tidak adil karena adanya diskriminasi antara pria dan wanita? Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah Allah SWT menyimpan hikmah tersendiri tentang mengapa wanita mengalami haid?

Ibnu Taimiyah dalam bukunya Majmu’ Fatawa mengatakan, “Allah Maha Adil dalam menciptakan semua makhluknya di dunia ini. Wanita secara struktur biologis berbeda dengan pria. Wanita setiap bulan mengalami haid, karena memang haid itu adalah darah kotor yang harus dikeluarkan. Sebab jika tidak keluar, justru akan membahayakan tubuh wanita. Setiap wanita mestinya bersyukur ke hadirat Allah yang telah menakdirkan dirinya mengalami masa haid.”

Haid merupakan ketetapan bagi wanita yang dapat membawa kemaslahatan dan menghindarkan mereka dari kerusakan (bahaya), disebutkan dalam firman Allah SWT, ”Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, “Haid adalah kotoran.” Oleh karena itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah : 222)

Perihal haid juga disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW, di mana beliau bersabda, “Haid adalah sesuatu yang ditetapkan oleh Allah untuk wanita keturunan Adam.” (HR. Muslim). Dengan demikian, semakin jelaslah bahwa Allah SWT tidak berniat menghinakan wanita dengan adanya haid ini. Justru haid itu datang semata-mata untuk menjaga kesehatan kaum wanita.

Selain itu, secara medis datangnya haid menandakan bahwa fungsi tubuh wanita berjalan dengan normal. Wanita yang mengalami haid berarti memiliki kesuburan, sedangkan wanita yang tidak haid atau tidak lancar ketika dating haid, kemungkinan besar kesuburannya bermasalah, dan hendaklah segera memeriksakan diri ke dokter.

Sumber : Buku Ternyata Wanita Lebih Mudah Masuk Surga, Hj. Iis Nur’aeni Afgandi dan Hj. Iis Salsabilah, hal 135-136